Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Aku pakai istilah chapter, supaya mudah memulai ceritanya aja.. karena kan flashback
Nah, udah nemu blog nya, sekarang bingung mulai nulisnya. Nulis apa? Hmm .. nulis cerita aja ya, bukan fiksi, tapi cerita beneran, Berdasarkan pengalaman .. wuih. Ya, dulu waktu SMP ada pelajaran bahasa Indonesia, cara mengarang atau kerangka karangan apalah namanya, sorry aku lupa, total ada 4 tapi cuma ingat 3 niiy yaitu : Pengalaman, Pengamatan dan Khayalan. Nah dari situ aku pikir, kenapa nggak coba nulis cerita, walaupun seingatku waktu SD kalau ulangan umum bahasa Indonesia di lembar soal terakhir pasti tugas mengarang minimal berapa ratus atau berapa ribu kata. Tapi alhamdulillah itu nggak jadi masalah buat aku😊. Berarti urusan menulis cerita udah jadi hal biasa sejak SD
Waktu itu, udah SMP, suatu hari aku sharing sama almarhumah ibu.. bilang kalau pengen nulis cerita, pengen bisa bikin cerpen, dan kirim ke majalah yang nge top saat itu Anita Cemerlang. Ibu bilang "Cobalah, karena kita punya darah penulis", almarhum eyang kakung adalah wartawan di masa presiden Soekarno. Yang aku tau, garis keturunan dari eyang kakung dan eyang putri memang ada yang jadi penulis atau wartawan, pelukis, pematung yaa darah seni lah.
Nah, walaupun udah pengeeen banget kirim cerpen ke majalah Anita, tapi ya musti sadar diri.. aku masih nol pengalaman soal itu. Alhamdulillah di SMP ada OSIS kan, ada seksi yang ngurus majalah dinding di sekolah, majalah dinding jadi wadah bagi siswa yang mau menampilkan karyanya disitu. Apa aja silakan, ada lukisan, ada foto, ada cerpen juga. Dari majalah dinding sekolah itu lah aku mulai menulis.